Showing posts with label Pendidikan Lintas Budaya. Show all posts
Showing posts with label Pendidikan Lintas Budaya. Show all posts

Monday, May 27, 2024

Teori Pendidikan Lintas Budaya (Pendidikan Multikultural)

Teori Pendidikan Lintas Budaya (Pendidikan Multikultural)

Teori Pendidikan Lintas Budaya (Pendidikan Multikultural)

Para ahli memiliki beragam pandangan mengenai multikulturalisme. Mereka berbeda dalam cara memahami fenomena ini, dari yang mempertahankan dominasi kelompok tertentu hingga yang menganjurkan multikulturalisme yang lebih inklusif. Di bagian ini, mahasiswa akan diperkenalkan pada berbagai teori Pendidikan Multikultural yang diajukan oleh para ahli, yang akan membantu mereka memahami implementasinya di lapangan.

A. Horace Kallen

Pendekatan terhadap multikulturalisme dimulai dengan teori "melting pot" oleh J. Hector yang menekankan penyatuan budaya dan asimilasi. Namun, dengan munculnya keragaman etnis dan budaya di Amerika, teori ini dikritik, dan Horace Kallen memperkenalkan teori "salad bowl". Teori ini tidak menghapus budaya asal, tetapi mengakomodir berbagai budaya dengan baik, dan setiap budaya memberikan kontribusi unik untuk membangun budaya nasional. Kemudian, teori Pluralisme Budaya berkembang, membagi ruang pergerakan budaya menjadi publik dan privat. Kallen menekankan pentingnya menghargai perbedaan budaya dalam batas-batas persatuan nasional.

B. James A. Banks

Banks dianggap sebagai perintis Pendidikan Multikultural. Ia menekankan pentingnya mendidik siswa untuk memahami dan menghargai keberagaman budaya. Pendidikan Multikultural adalah gerakan reformasi pendidikan yang bertujuan untuk memberikan kesempatan yang sama bagi semua siswa, termasuk mereka yang berasal dari berbagai kelompok ras, etnis, dan budaya.

C. Bill Martin

Martin menyoroti pentingnya multikulturalisme sebagai pertemuan berbagai kelompok yang berbeda, bukan sekadar tempat berdampingan. Ia menentang pendekatan konsumeris multikulturalisme dan mengusulkan pendekatan transformasional yang memerlukan komunikasi antar kelompok budaya.

D. Martin J. Beck Matustik

Matustik memandang debat tentang multikulturalisme sebagai pertanyaan tentang norma. Ia berpendapat bahwa multikulturalisme membutuhkan pemikiran kembali norma Barat dan menciptakan pencerahan multikultural baru yang melibatkan komunikasi antar berbagai kelompok budaya.

E. Judith M. Green

Green menyoroti kontribusi berbagai kelompok budaya terhadap perkembangan Amerika. Dia menekankan pentingnya memberikan kesempatan yang sama bagi wanita dan minoritas untuk mencapai keberhasilan ekonomi dan politik. Green menegaskan bahwa Amerika selalu merupakan masyarakat multikultural yang diwarnai oleh perjuangan, interaksi, dan kerjasama antar berbagai budaya.


Dalam semua pandangan ini, pentingnya memahami, menghargai, dan memanfaatkan keberagaman budaya untuk memperkaya masyarakat dan mencapai kesetaraan sosial ditekankan.

Friday, March 17, 2023

Materi Kuliah Pendidikan Lintas Budaya (PLB)

Materi Kuliah Pendidikan Lintas Budaya (PLB)

Materi Kuliah Pendidikan Lintas Budaya (PLB)
Materi Kuliah Pendidikan Lintas Budaya (PLB)

Mata kuliah Pendidikan Lintas Budaya ini membahas tentang konsep dasar dan keilmuan dalam pemahaman budaya yang dapat menunjang dan membentuk pribadi yang memiliki wawasan multikultural.


Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)

  1. Menunjukkan sikap bertanggungjawab atas pekerjaan di bidangnya terutama di bidang Pendidikan Lintas Budaya 
  2. Menguasai konsep tentang karakteristik perkembangan peserta didik di sekolah dasar 
  3. Mampu menunjukkan kinerja mandiri, bermutu dan terukur 
  4. Mampu mengaplikasikan konsep Pendidikan Lintas Budaya yang diperlukan untuk merancang dan melaksanakan pembelajaran di sekolah dasar 

Sub-CPMK

  1. Mampu menganalisis hakikat kebudayaan dan hakikat Pendidikan Lintas Budaya
  2. Mampu menguasai teori Pendidikan Lintas Budaya 
  3. Mampu menganalisis karakteristik Pendidikan Lintas Budaya di beberapa negara dan pengembangan Pendidikan Lintas Budaya di Indonesia 
  4. Mampu menganalisis karakteristik Indonesia sebagai masyarakat yang multikultural 
  5. Mampu menganalisis problematika Pendidikan Lintas Budaya di Indonesia 
  6. Mampu menganalisis peran Sekolah Dasar sebagai lembaga pengembangan Pendidikan Lintas Budaya dan penerapan Pembelajaran Berbasis Budaya 

Materi Kuliah Pendidikan Lintas Budaya (PLB)

1. Hakikat Kebudayaan

  • Hakikat budaya
  • Unsur-unsur budaya
  • Perbedaan antara non budaya dan budaya
  • Hakikat kebudayaan
  • Wujud kebudayaan
  • Pranata kebudayaan

2. Pendidikan Lintas Budaya

  • Pengertian Pendidikan Lintas Budaya
  • Fungsi Pendidikan Lintas Budaya
  • Ide dasar Pendidikan Lintas Budaya
  • Tujuan Pendidikan Lintas Budaya

3. Teori Pendidikan Lintas Budaya

  • Horace Kallen
  • James A. Banks
  • Bill Martin
  • Martin J. B. Matustik
  • Judith M. Green

4. Karakteristik Pendidikan Lintas Budaya

  • Karakteristik Pendidikan Lintas Budaya di beberapa negara, antara lain: Amerika, Inggris, Kanada, Australia, dan beberapa negara di Asia-Afrika
  • Perbandingan PLB di berbagai negara

5. Pengembangan Pendidikan Lintas Budaya

  • Menyebutkan tujuan PLB di Indonesia
  • Asas-asas Pendidikan Lintas Budaya
  • Budaya lokal, nasional dan universal
  • Contoh berbagai hasil karya budaya lokal, nasional dan universal
  • Contoh berbagai perilaku budaya lokal, nasional dan universal

6. Karakteristik Indonesia sebagai masyarakat yang multikultural

  • Karakteristik Indonesia sebagai masyarakat yang multikultural
  • Makna Indonesia sebagai masyarakat mutikultural
  • Konsep budaya Cina/Tionghoa, Jawa, Daerah lain (Bali dll,)
  • Sikap toleransi terhadap budaya daerah lain
  • Sikap hidup berdampingan secara damai
  • Sikap moral kebangsaan yang tinggi
  • Nilai- nilai yang terkandung dalam berbagai wujud budaya daerah

7. Problematika Pendidikan Lintas Budaya di Indonesia

  • Problem Pendidikan Lintas Budaya (PLB) di Indonesia
  • Etnosentrisme
  • Stereotip (stereotype)
  • Prasangka (prejudice)
  • Teori ’kambing hitam’ (scape goating)
  • Contoh berbagai kejadian di Indonesia yang berlatar belakang stereotype, prejudice, scape goating
  • Berbagai kejadian di tanah air yang berlatar belakang multikultural

8. Peran Sekolah Dasar sebagai Lembaga Pengembangan Pendidikan Lintas Budaya

  • Sekolah berbasis budaya
  • Sekolah Multikultural
  • Peranan sekolah sebagai lembaga pengembangan Pendikan Lintas Budaya 

9. Penerapan Pembelajaran Berbasis Budaya

  • Pembelajaran berbasis budaya
  • Penerapan pembelajaran berbasis budaya
  • Pembelajaran melalui permainan tradisional
  • Pembelajaran melalui cerita rakyat
  • Pembelajaran melalui alat-alat tradisional


Download Rencana Pembelajaran Semester (RPS) Pendidikan Lintas Budaya (PLB) klik DI SINI